Serang, Banten
Lenterahukum.com — Selasa 14 April 2026 Media dan LSM melaksanakan investigasi ke PKBM WIYATA BAKTI yang beralamat di. Kp simayeung RT 04/02 Desa Sindangmandi Kecamatan Baros Kabupaten Serang Banten, Dituding Firdaus LSM Bintang Indonesia.
Dipersilahkan dan sempat mengajukan beberapa pertanyaan kepada AZIZI yang mengaku sebagai kepala sekolah tentang progres kemajuan pengelolaan anggaran BOP.
Di ruang Kegiatan Belajar mengajar Awak Media dan LSM diterima. Nampak terlihat sangat jelas diruangan tempat ngobrol menghadap ke Rak buku. Terlihat tersusun Ribuan Buku Modul masih terbungkus rapih.
Pemandangan tersebut memantik kecurigaan Firdaus dari LSM BINTANG INDONESIA yang ikut dalam rombongan. Dirinya mengatakan Curiga atas pemandangan buku modul baru yang jumlahnya sangat banyak tersebut.
"menurutnya buku modul kan buku pegangan siswa kala melaksanakan Kegiatan Belajar Mandiri yaitu belajar dirumah yang sesuai aturan selama 50% dari total Kalender Pembelajaran PKBM, " ungkapnya pada Jum'at (17/04/26).
Lebih lanjut Firdaus menjelaskan, Meski dalam bentuk fisik buku - buku tersebut ada dan terpamer di kelas tetapi Firdaus mengatakan bahwa hal tersebut secara program diduga fiktif. Justru Pameran Ribuan modul tersebut adalah konfirmasi kalau para siswa nya tidak mendapatkan modul pembelajaran. Tinggal dua bulan lagi Tahun Ajaran 2025-2026 berakhir, sedangkan semua Buku Modul Pembelajaran Mandiri untuk belajar para siswa masih jadi pameran di ruang kelas tatap muka, " Tegasnya.
Perlu diketahui bahwa PKBM Wiyata Bakti pada tahun 2025 menerima bantuan operasional pendidikan sekolah (BOP) sebesar Rp 415.500.000,.
Dan pada tahun 2026 PKBM Wiyata Bakti menerima bantuan operasional pendidikan sekolah (BOP) sebesar Rp 341.400.000,.
Dalam hal ini PKBM Wiyata Bakti diduga Fiktif dan patut diduga adanya pembiaran oleh pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Serang, tidak adanya evaluasi pengawasan secara intens serta patut diduga adanya korupsi antara pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dengan PKBM Wiyata Bakti.
(Red/Team)

0 comments:
Post a Comment